EFEK ANTIDIABETIK EKSTRAK DAUN TREMBESI (Samanea saman (Jacq.) Merr) TERHADAP MENCIT PUTIH (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ALOKSAN

Nikmatus Sa’adah, Endah Kusumastuti, Dzanuar Rahmawan, Moh Khafid, Agus Aan Adriansyah, Yuni Pramesti

Abstract


Latar Belakang: Penyakit diabetes mellitus disebabkan karena adanya gangguan produksi insulin pada sel β pankreas dalam mengontrol kadar gula darah. Salah satu tanaman yang dapat berperan sebagai antidiabetik adalah daun trembesi (Samanea saman (Jacq.) Merr). Kandungan daun trembesi seperti flavonoid dan saponin dapat berfungsi menghambat kerja (inhibitor) enzim alfa-glukosidase dan meningkatkan kadar insulin. Tujuan: Untuk mengetahui efek antidiabetik ekstrak daun trembesi terhadap mencit putih (Mus musculus) yang diinduksi aloksan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan sampel terdiri dari 24 ekor mencit yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif CMC.Na 0.5%, kelompok 1 yang diberi ekstrak daun trembesi (Samanea saman (Jacq.) Merr) 60 mg/kg BB, dan kelompok 2 yang diberi ekstrak daun trembesi 75 mg/kg BB. Mencit dipuasakan selama 16 jam lalu diukur kadar glukosa darahnya. Pemberian larutan aloksan 200 mg/kg BB secara intraperitonial bertujuan agar terjadi hiperglikemi, kemudian hari ke-0 (3 hari pasca induksi aloksan) diukur kadar glukosa darahnya. Setelah itu diberi larutan uji yang dilakukan secara oral, dihitung kadar glukosa darahnya pada hari ke-3 dan ke-9. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol negatif dan kelompok yang diberi ekstrak daun trembesi. Simpulan: Ekstrak daun trembesi (Samanea saman (Jacq.) Merr) memiliki efek antidiabetik terhadap mencit putih yang diinduksi aloksan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.