VARIASI OLAHAN IKAN LELE “SUSHI ROLL LELE” UNTUK BALITA GIZI BURUK DAN GIZI KURANG DI DESA BRINGIN KECAMATAN BADAS KABUPATEN KEDIRI TAHUN 2019

Dewi Taurisiawati Rahayu, Danik Sukdiah, Beta Arum Mantika

Abstract


Masalah gizi buruk masih ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia baik di perkotaan maupun di pedesaan. Gizi buruk bisa ditemukan pada balita, dan kejadian kurang gizi pada masa emas ini bersifat irreversible. Di Desa Bringin ditemukan 7 balita dengan masalah gizi buruk dan 21 balita dengan gizi kurang dari total 512 balita. Desa Bringin merupakan desa yang sebagian besar penduduknya menjadi peternak ikan lele yang merupakan sumber protein hewani yang baik untuk balita. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan ikan lele yang mudah dijumpai di sekitar rumah dan mengolahnya menjadi makanan yang bisa disukai oleh balita. Metode yang digunakan adalah survei untuk menemukan balita gizi buruk, melaksanakan musyawaran dengan masyarakat desa, melaksanakan demo dan pelatihan memasak variasi olahan ikan lele. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Juli – 10 Agustus 2019. Setelah diberikan kepada balita dengan status gizi buruk dan gizi kurang, balita mau mengkonsumsi olahan lele tersebut dan rasa divariasikan dengan kesukaan masing- masing anak. Olahan ini diberikan sebagai makanan selingan sehari-hari. Pemberian olahan makanan ini bisa diberikan setiap hari sejauh balita bisa menerima.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.