Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Petugas Laboratorium Puskesmas di Kabupaten Kediri
Authors
Ningsih Dewi Sumaningrum
Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
Destya Maharani
David Eko
Abstract
Latar belakang: Petugas laboratorium puskesmas merupakan personil yang selalu kontak dengan bahan spesimen seperti: urine, darah, sputum, dimana setiap bahan tersebut mempunyai potensi bahaya yang dapat ditularkan ke petugas laboratorium. Potensi yang dapat terjadi pada petugas laboratorium antara lain adalah: terinfeksi hepatitis B, C, HIV, dantertusuk jarum. Potensi bahaya tersebut dapat terjadi jika petugas laboratorium puskesmas berperilaku tidak aman seperti: makan di dalam laboratorium, tidak memakai APD selama kegiatan kerja, lalai dalam melakukan tindakan higiene cuci tangan, atau APD laboratorium tetap dipakai di luar area kerja laboratorium. Tujuan: tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan K3 laboratorium, sehingga dapat mengerti bagaimana cara bekerja yang aman, sehat dan selamat di laboratorium puskesmas. Metode Pelaksanaan: menggunakan penyuluhan dan melalui pendekatan partisipasi. Hasil: hasil yang diperoleh yaitu, setelah mendapat penyuluhan pekerja mengetahui paparan potensi bahaya yang ada di laboratorium puskesmas dan cara pengenndalian. Pembahasan dan dampak: informasi K3 laboratorium puskesmas yang diberikan melalui penyuluhan dapat memberikan pengetahuan yang berdampak pekerja mengerti potensi bahaya yang ada di laboratorium puskesmas. Kesimpulan: petugas laboratorium memahami paparan bahaya di laboratorium puskesmas dan pencegahan