PERSEPSI PASIEN HIPERTENSI TENTANG OBAT TRADISIONAL DI BANYUMAS

Aulia Rahman, Dyah Aryani Perwitasari, Kintoko -, Suwijiyo Pramono

Abstract


Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang dapat diterapi menggunakan obat tradisional. Penggunaan obat tradisional dapat dipengaruhi oleh karakteristik dan persepsi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pasien terhadap obat tradisional untuk hipertensi dan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik dengan persepsi. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2019, subjek penelitian adalah penderita hipertensi yang ikut dalam PROLANIS di Kabupaten Banyumas. Desain penelitian menggunakan studi potong lintang dengan purposive sampel acak. Persepsi diukur menggunakan quesioner dengan skala Likert dari sangat tidak setuju sampai sangat setuju (skala 1-5). Terdapat 340 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Mayoritas responden adalah perempuan (56,8%) dengan umur 45 – 60 tahun (52,4%). Responden memiliki persepsi paling setuju terhadap domain harga obat tradisional (80.95%), dan memiliki persepsi setuju terendah pada persepsi keterterimaan (26,67%). Jenis pekerjaan dan tingkat pendapatan memiliki hubungan yang signifikan (p<0,05) dengan persepsi keterterimaan dan harga, Tidak terdapat hubungan yang signifikan (p>0,05) antara umur, jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan persepsi tentang obat tradisional.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.