PEMANFAATAN BATANG PISANG SEBAGAI PAKAN TERNAK BEBEK DI DESA BUNTU BEDIMAR KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG

Rihat Sebayang, Ismi Affandi, Surya Dharma

Abstract


Meningkatnya jumlah penduduk mengakibatkan berkurangnya lahan pertanian dan perkebunan. Hal ini juga sejalan dengan berkurangnya lahan untuk memperoleh pakan hijau yang digunakan oleh peternak. Batang pisang yang merupakan limbah dari kebun pisang memiliki potensi yang cukup besar sebagai bahan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Batang pisang diketahui memiliki kandungan protein kasar 2,4%-8,3%, lemak Kasar 3,2%-8,1%, dan serat kasar 13,4%-31,7%. Tujuan dari Program Pengabdian Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) pada masyarakat ini adalah merancang alat yang dapat digunakan untuk mencincang batang pisang hingga halus. Dengan maksud agar hewan ternak dapat dengan mudah untuk mengkonsumsinya. Alat ini dilengkapi dengan motor listrik dengan daya 2 HP, menggunakan 2 pisau utama yang berfungsi sebagai pemotong awal batang pisang yang dimasukkan. Selanjutnya, batang pisang yang telah halus dicampur dengan azolla sebagai tanaman penghijau. Dari pengabdian ini diharapkan mampu membantu peternak bebek dalam mengolah pakan alternatif dan diharapkan dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.