PENYULUHAN DAN PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH SISTEM ABO DAN RHESUS PADA LANSIA DI MRICAN KEDIRI SEBAGAI UPAYA KEBERMANFAATAN DARAH

Authors

  • Erawati Erawati D3 Teknologi Laboratorium Medis Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Binti Mu`arofah D3 Teknologi Laboratorium Medis Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Siti Munawaroh D3 Teknologi Laboratorium Medis Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Luluk Hidayati D3 Teknologi Laboratorium Medis Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

Abstract

Darah merupakan cairan yang terdapat pada manusia yang berfungsi mengangkut zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri, serta mengambil karbon dioksida dan metabolik dari jaringan. Jenis Golongan darah yang utama adalah sistem ABO dan Rhesus. Pemeriksaan golongan darah berperan penting bagi individu, seperti untuk tranfusi darah, transplantasi organ dan kehamilan, memantau diet, untuk membantu menghindari penyakit-penyakit tertentu, untuk mengetahui resiko dari penyakit jantung, untuk membantu mencegah kanker usus, mempercepat proses menyumbang dan menerima tranfusi darah, membantu menanggulangi fertilitas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang manfaat identifikasi golongan darah dan Rh kepada lansia karena berdasarkan hasil observasi yang di lakukan banyak yang belum mengetahui golongan darah mereka. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah. Sebelum acara pemeriksaan dimulai para Lansia diberikan pengarahan terlebih dahulu tentang pentingnya pemeriksaan golongan darah, dan tata cara pemeriksaan. Lansia mengisi daftar hadir lalu menuju ketempat pemeriksaan. Setelah selesai pemeriksaan Lansia memperoleh kartu golongan darah. Berdasarkan hasil pemeriksaan golongan darah sistem ABO dan Rhesus, dari 35 lansia di desa Mrican yang diperiksa diketahui yang memiliki golongan darah sebanyak 10 orang (28,6%), golongan darah B sebanyak 12 orang (34,3%), golongan darah AB sebanyak 1 orang (2,9%), dan golongan darah O sebanyak 12 orang (34,3%). Semua lansia memiliki sistem golongan darah Rhesus positif (100%). Pemeriksaan golongan darah pada lansia berguna untuk memberikan pengetahuan berkaitan dengan pentingnya kebermanfaatan darah.

Downloads

Published

2022-05-19

Issue

Section

Articles