Efektivitas Penyuluhan Online Melalui Grup Whatsapp Terhadap Peningkatan Pengetahuan Swamedikasi Yang Aman Di Masa Pandemi Dan Vaksinasi Covid-19

Esti Ambar Widyaningrum, Sugiyartono Sugiyartono, Kumala Sari, Erfan Tri P, Umi Lailatun N, Risna Fauziyah, Badiaturisa M

Abstract


Latar Belakang : WHO telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi sejak 11 Maret 2020. Era adaptasi kebiasaan baru dirancang untuk mencegah terjadinya krisis ekonomi berkelanjutan dengan protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Dengan adanya new normal pasien akan memenuhi kebutuhan kesehatan dengan lebih memilih fasilitas kesehatan yang aman salah satunya adalah apotek yang dapat memunculkan peningkatan potensi swamedikasi. Swamedikasi adalah pemilihan dan penggunaan obat-obatan oleh individu, termasuk obat herbal dan obat tradisional untuk mengobati penyakit atau gejala yang dapat dikenali sendiri. Swamedikasi di era pandemi disebabkan oleh beberapa hal: Adanya rasa khawatir dan takut jika berobat langsung ke dokter, klinik atau RS; Turunnya kondisi finansial masyarakat; Adanya Physical dan Sosial Distancing; Pasien sudah sering menggunakan obat tersebut (pengalaman pribadi); Adanya efek lockdown yang berakibat pasien membeli obat dalam jumlah tinggi; serta Perkembangan teknologi. Kesalahan pengobatan (medication error) pada pelaksanaan swamedikasi dapat terjadi karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunaannya. Program vaksinasi massal bertujuan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari Covid-19, menurunkan angka morbiditas, angka mortalitas dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan akan berdampak mengurangi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19. Sosialisasi terhadap program ini perlu dilakukan secara massif untuk seluruh lapisan masyarakat. Media edukasi online dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta perubahan perilaku. Tujuan: Mengetahui efektivitas penyuluhan secara online dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap swamedikasi yang aman serta persepsi terhadap vaksinasi COVID 19. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan dengan metode ceramah dan tanya jawab secara daring menggunakan platform chat grup whatsapp. Hasil: Ada peningkatan pengetahuan mengenai swamedikasi yang aman serta perubahan sikap terhadap vaksinasi COVID-19. Kesimpulan: Penyuluhan dengan media online mengenai swamedikasi yang aman serta vaksinasi COVID-19 dapat meningkatkan pengetahuan serta merubah sikap anggota Posyandu Flamboyan 15 Wilayah Cikarang Bekasi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.