Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Terhadap Level PPKM Selama Pandemi Covid-19

Ratna Frenty Nurkhalim, Indah Susilowati

Abstract


Tenaga kesehatan masa kini harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang handal dan mamuaskan klien ataupun pelanggan. Mahasiswa kesehatan sebagai calon tenaga kesehatan di masa depan, nantinya akan berpatisipasi dalam menjadi bagian penyediaan pelayanan kesehatan tentulah harus senantiasa mengikuti masalah-masalah kesehatan yang sedang terjadi saat ini. Covid-19 sebagai sebuah pandemi adalah aslah kesehatan yang membawa dampak massif. Untuk mengatasinya pemerintah menerapkan kebijakan PPKM level 1-4 di berbagai daerah di Indonesia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai kebijakan tersebut. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan secara daring. Kuesioner before-after diberikan melalui link google form untuk mendapatkan skor pengetahuan mahasiswa sebelum dan sesudah dilaksanakannya pengabdian masyarakat. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan hingga 8% pengetahuan mahasiswa mengenai Indikator Penentuan Level PPKM bedasarkan pada level transmisi dan cakupan vaksinasi covid-19 dan penerapan PPKM level 1 jika suatu daerah memiliki kasus konfirmasi kurang dari 20 per 100.000 penduduk per minggu. Peningkatan pengetahuan yang kedua ialah pada ide nomer 2 dan 3 yaitu sebanyak 7%. Selanjutnya, peningkatan pengetahuan yang paling sedikit dibandingkan yang lain berada pada ide 4 yaitu mengenai penentuan level 2 PPKM. Kesimpulannya, Penyuluhan mengenai kebijakan PPKM untuk mengendalikan Covid-19 yang dilakukan pada mahasiswa D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan IIK Bhakta terbukti dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa. Kami merekomendasikan agar kebijakan terbaru mengenai pengendalian covid-19 bisa tetap disinggung saat dosen menyampaikan mata kuliah agar mahasiswa tetap tahu perkembangan peanganan covid-19 di Indonesia.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.