Pengenalan Tanaman Obat Keluarga dan Pembuatan Teh Herbal Untuk Hipertensi Pada Kader PKK Desa Mondo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri

Nurul Istiqomah, Ummul Farida

Abstract


Penyakit hipertensi atau darah tinggi ditandai dengan meningkatnya tekanan darah. Insidensi hipertensi yang terus meningkat, bahaya komplikasi yang ditimbulkan, dan resiko pengobatan farmakologis secara jangka panjang. Prevalensi penyakit hipertensi cenderung meingkat akhir - akhir ini. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik beresiko tinggi untuk terjadi komplikasi antara lain stroke, edema paru, serangan jantung, dan gagal ginjal. Salah satu upaya pencegahan komplikasi hipertensi yaitu dengan melakukan kontrol tekanan darah secara berkala dan melakukan pengendalian hipertensi salah satunya dengan menggunakan tanaman obat keluarga (TOGA) yang banyak tumbuh di sekitar rumah warga. Metode kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dengan melakukan penyuluhan tentang cara pengendalian hipertensi dengan memanfaatkan TOGA. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada masyarakat ibu – ibu PPK Desa Mondo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada warga tentang cara pemanfaatan TOGA sebagai salah satu alternatif pengobatan untuk penyakit hipertensi, dan pengelohan TOGA menjadi sediaan yang tepat guna yaitu menjadi minuman atau teh herbal. Hasil dari penyuluhan ini diharapkan masyarakat dapat menerapkannya di pekarangan rumah masing-masing.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.