PENYULUHAN, SKRINING, DAN KONSULTASI PENYAKIT DIABETES MELLITUS DI DESA SAMBIREJO, KABUPATEN KEDIRI

Ekawati Sutikno, Destya Ika Sriwardani, Rio Altha Reyzando

Abstract


Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia pada abad ke-21. Jumlah penderita DM mencapai 422 juta orang di dunia pada tahun 2014. Sebagian besar dari penderita tersebut berada di negara berkembang. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang memiliki jumlah penderita yang cukup tinggi (WHO, 2016). Bagi penderita DM penting untuk mematuhi serangkaian pemeriksaan seperti pengontrolan gula darah. Bila kepatuhan dalam pengontrolan gula darah pada penderita DM rendah maka bisa menyebabkan tidak terkontrolnya kadar gula darah yang akan menyebabkan komplikasi. Mematuhi pengontrolan gula darah pada DM merupakan tantangan yang besar supaya tidak terjadi keluhan subyektif yang mengarah pada kejadian komplikasi. Tujuan : Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk pengontrolan gula darah secara berkala. Metode Pelaksanaan : Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta masyarakat di desa sambirejo kabupaten kediri. Bentuk kegiatan adalah melakukan penyuluhan dengan pembagian leaflet kepada masyarakat, pemeriksaan gula darah dan konsultasi mengenai penyakit Diabetes Mellitus secara gratis. Hasil : Dari hasil pemeriksaan didapatkan 45,3% dari 75 peserta hasil pemeriksaan gula darahnya melebihi harga normal. Menurut Depkes RI harga normal pemeriksaan gula darah sewaktu adalah < 200 mg/ dl, kadar gula puasa < 126 mg/dl, sedangkan gula darah post prandial < 200 mg/dl, apabila gula darah lebih dari 200 mg/dl ditambah empat gejala khas yaitu banyak makan, sering kencing, sering haus dan berat badan turun, maka seorang dapat dikategorikan menderita diabetes. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit diabetes, cara pencegahan, serta mengetahui pola hidup sehat bagi penderita diabetes. Selain itu dengan adanya pemeriksaan dan konsultasi kesehatan, diharapkan masyarakat akan lebih memahami kondisi kesehatan dan pentingnya menjaga kesehatan sehingga dapat dijadikan acuan untuk menjalani pola hidup sehat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.