Penyuluhan Songsong Masa Depan Tanpa Rokok di SD Negeri 1 Kedak Desa Kedak Kabupaten Kediri

Ratna Frenty Nurkhalim, Endah Retnani Wismaningsih, Krisnita Dwi Jayanti, Yoanita Indra Kumala Dewi, Reny Nugraheni

Abstract


Perokok di Indonesia menduduki peringkat ketiga terbesar di dunia. Lebih dari 60 juta penduduk Indonesia merokok. (TCSC-IAKMI). Di Indonesia, 36,2% anak laki-laki dan 4,3% anak perempuan (yakni 20,3% dari seluruh siswa) adalah pengguna tembakau dalam bentuk smoked dan atau smokeless. Usia awal inisisasi merokok sebanyak 43,2% adalah 12-13 tahun.. Dari 88,2% perokok yang ingin berhenti, hanya 24% yang pernah menerima bantuan dari program atau profesional untuk berhenti merokok (WHO-SEARO, 2015). Usia 12-13 tahun adalah usia dimana seorang anak menempuh pendidikan SD menuju SMP. Sehingga diperlukan peningkatan pemahaman mengenai dampak merokok pada usia ataupun jelang usia tersebut. Hal tersebut melatarbelakangi pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan bentuk kegiatan penyuluhan “Songsong Masa Depan Tanpa Rokok” di SD Negeri Kedak 1, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bahaya merokok di SD tersebut sehingga 48,58% responden memiliki pengetahuan cukup dan 31,42% memiliki pengetahuan baik.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.